KOMUNIKASI EFEKTIF DI RUMAH SAKIT Join Commission International (JCI) melaporkan bahwa tingkat kematian dan kecacatan Pasien disebabkan oleh komunikasi antar petugas kesehatan yang buruk. komunikasi antar petugas kesehatan bisa dilakukan oleh lintas profesi (misalnya Perawat dengan dokter) maupun satu profesi (perawat dengan perawat) Peningkatan Komunikasi efektif antar petugas kesehatan dapat dilakukan dengan Teknik SBAR ( Situation, Background, Assesment, Recommendation). Rumus SBAR adalah sebagai berikut : I : Introduction ; Ucapan salam, panggil nama yang ditelepon kemudian sebutkan nama anda, nama ruangan dan nama rumah sakit. Contoh : Selamat Pagi dr. Ifan Sp.PD, Saya Perawat Erlan dari Ruang Rawat Inap Penyakit dalam RSUD Kenangan akan melaporkan pasien Dimas. S : Situation ; Sampaikan apa yang dikeluhkan pasien dan hasil observasi anda saat ini. Contoh : pasien Dimas saat ini mengeluh nyeri dada sampai tangan dan nyeri serta mengalami sesak...
E-Indo Nursing
E-Indo Nursing merupakan blog untuk membagikan informasi dan pengetahuan seputar perkembangan di profesi keperawatan bagi mahasiswa, dosen, perawat, pemerintah, dan yang terkait dibidang ini.