Skip to main content

12 TIPS MENJAWAB SOAL UJI KOMPETENSI NERS INDONESIA (UKNI)





Hai Sobat Ners yang lagi mempersiapankan diri untuk menghadapi UKNI, ini ada 12 Tips yang akan saya bagikan  buat sobat Ners untuk membantu dalam mempersiapkan ujiannya.

1. PAHAMI SOAL
            Memahami soal memang bukan hal mudah. Calon peserta UKNI perlu membiasakan diri dengan berlatih mengerjakan banyak soal UKNI sebelum mengikuti UKNI yang sebenarnya. Soal nasional mungkin berbeda dengan soal ujian yang digunakan dikelas dimana anda belajar. Secara umum, soal-soal tersebut memiliki ciri-ciri sebagai berikut 
  • Tidak ada soal ingatan murni (recall). Semua soal adalah soal terapan dari kejadian, atau kasus dalam pekerjaan. 
  • Setiap soal yang diawali dengan kasus. Kasus biasanya merupakan setting rumah sakit, puskesmas, komunitas, atau keluarga.  Setelah kasus,terdapat pertanyaan. Kalimat pertanyaan diawali kata tanya, dan diakhiri tanda tanya (?)
  • Pilihan ganda, satu pilihan benar (one best answer) dengan opsi 4 atau lebih (A, B, C, D, E). pilihan jawaban terkesan benar semua, namun hanya satu jawaban yang tepat untuk pertanyaan dimaksud.

2. LATIHAN MEMBACA SOAL
            Setiap orang memiliki kecepatan yang berbeda dalam membaca soal. Jika ingin mampu membaca soal dengan tepat, dan cepat, maka seringlah latihan membaca soal. Untuk itu keterampilan skimming, dan scanning sangat diperlukan. Dalam membaca canning dibutuhkan untuk mencari informasi tertentu yang penting, dan relevan dengan topik yang ditampilkan. Informasi seperti ini sering disebut kata kunci (Key Words).

3. BERFIKIR REALISTIS
            Apabila bukan orang yang jenius, pasti tidak semua soal dapat dikerjakan dengan benar. Jangan berfikir untuk menjadi orang sempurna, dan jenius jika memang bukan sijenius. Misalnya ketika mengerjakan sebuah soal, dan harus memilih diantara dua jawaban, jangan terjebak untuk berlama-lama memutuskan. Akibatnya, tidak punya cukup waktu untuk mengerjakan soal-soal berikut yang dapat dikerjakan, dan mungkin memiliki potensi benar lebih tinggi.

4. DIPERKIRAKAN BENAR, TAPI SALAH

            Jebakan yang paling sering ditemui dalam uji kompetensi adalah homogenitas pilihan jawaban. Semua jawaban tampak benar, tetapi sebenarnya hanya ada satu jawaban yang tepat. Tips menghindari soal seperti ini adalah kita harus pahami soal, pahami hubungan antara pilihan jawaban apakah sejajar, lebih kecil, lebih besar, lebih luas, lebih dahulu, lebih penting, atau umum, khusus, sebagainya, dan perhatikan kata kuncinya dengan seksama.

5. ABAIKAN JAWABAN SOAL YANG JELAS-JELAS SALAH, ATAU TIDAK RELEVAN

Beranilah mengabaikan pilihan jawaban yang jelas-jelas tidak benar. Melakukan hal ini Merupakan kesempatan yang besar untuk memilih jawaban BENAR. Gunakan waktu yang lebih lama untuk fokus pada jawaban yang lebih besar kemungkinan benarnya sehingga tidak membuang waktu dengan percuma.

6. HATI-HATI TERHADAP INFORMASI BARU
            Hati-hati terhadap informasi baru yang diberikan, terutama pada piliihan jawaban. Mungkin tampaknya informasi tertentu penting, namun jangan terkecoh. Yakinlah, dan tetap focus pada jawaban yang diminta sesuai pertanyaan.

7. GUNAKAN LOGIKA
            Meskipun ada soal-soal yang memuat istilah asing. Namun semestinya maksud dari istilah-istilah asing tersebut dapat dihubungkannya dengan pengalaman, ataupengetahuan sebelumnya. Perlu diingat, soal dibuat untuk dapat dijawab. Untuk itu, kebanyakan jawaban biasanya berdasarkan kejadian sehari-hari, dan dapat dijawab dengan logika umum, atau naluri klinis. Ketika tidak yakin memilih jawaban yang benar, lebih baik lakukan menebak dengan ‘pintar’ daripada tidak menjawab sama sekali.

8. JAWABLAH SOAL DENGAN PERCAYA DIRI
            Luasnya topik, dan kedalaman materi ujian dapat membuat perasaan tertekan, apalagi bagi yang tidak memiliki pengalaman diarea-area keperwatan tertentu. Jangan berlebihan informasi yang disampikan yang berkesan menakutkan.Tips menjawab soal dengan percaya diri adalah yakinkan soal yang diberikan tidak melebihi kompetensi sebagai seorang lulusan baru, yajinlah, banyak peserta ujian yang memiliki kekhawatiran yang sama. Namu ingat, kemampuan mengendalikan kecemasan berdampak terhadap perluasan logika, demikian juga sebaliknya. 

9. UKUR KEKUATAN
            Calon perserta uji kompetensi harus mempunyai gambaran jelas tentang kemampuan diri sendiri. Pahamilah kekuatan, potensi diri, dan kelemahan yang dimiliki. Tips mengukur kekuatan diri adalah kenali diri pada saat latihan soal, minta umpan balik dari orang lain, buatlah target, atau rencana untuk mengatasi kelemahan.

10. KORESI KEMBALI JAWABAN APABILA MASIH ADA WAKTU
            Setelah jawaban terisi semua, periksa kembali jawaban pada komputer anda, hingga apabila ada kekurangan, atau perubahan dapat segera dilengkapi, atau diperbaiki.

11. JANGAN TERGESA-GESA
            Jangan pernah mengerjakan ujian dengan tergesa-gesa. Apabila masih ada waktu, telah kembali jawaban yang masih meragukan. Apabila lelah, Tarik napas dalam, pejamkan mata, stretching sejenak ditempat duduk, dan mulai focus kembali pada soal.

12. MULAI, DAN MENUTUP DENGAN DO’A
            Pada saat mengerjakan ujian diawali dengan doa, maka saat selesai mengerjakan tutuplah dengan doa. Manusia hanya dapat berusaha, tetapi tuhanlah yang menentukan hasilnya.


Comments

Popular posts from this blog

CARA MEMBUAT KARTU PPNI

MEKANISME PENDAFTARAN ANGGOTA Pendaftaran anggota dapat dilakukan melalui 2 cara, yaitu a.    Pendaftaran secara individu melalui portal SIM Keanggotaan online b.    Pendaftaran anggota melalui komisariat terkait Secara mendasar, walaupun anggota melakukan pedaftaran secara online di portal simk , tetapi sebenarnya anggota melakukan pendaftaran di wilayah/kabupaten tempat kerja / tempat tinggalnya. 1. Pendaftaran secara individu dilakukan dengan tahapan berikut : a.       Calon anggota membuka http://simk.inna-ppni.or.id b.     Calon anggota selanjutnya dapat membuka menu pendaftaran anggota c.     Lalu akan muncul form yang dapat diisi sesuai dengan data calon anggota 2.     Setelah calon anggota mendaftar, maka selanjutnya calon anggota melakukan pembayaran iuran keanggotaan kepada pengurus komisariat/kabupaten kota 3.     Selanjutnya, pengurus kab...

CARA CUCI TANGAN ENAM LANGKAH

Ada enam langkah cuci tangan dengan antiseptik (handrub) yang benar menurut WHO yaitu : Langkah 1.  Tuang cairan handrub pada telapak tangan kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara lembut dengan arah memutar. Langkah 2. Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian Langkah 3. Gosok sela-sela jari tangan hingga bersih  Langkah 4. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci  Langkah 5. Gosok dan putar kedua ibu jari secara  Langkah 6. Letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan Bergantian